Bayam Cabut

29 Feb 20121comments

Pembudidayaan Bayam Cabut 

pslu Banyuwangi

      Konsumen di Indonesia mengenal beberapa macam bayam sayur, bayam petik dan bayam cabut. Bayam petik berdaun lebih lebar dari pada bayam cabut dan tumbuh tegak besar dan daun mudanya dimakan terutama sebagai lalapan dan bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan, salah satu contoh digoreng setelah dibalur dengan tepung, bayam tumis, sup bayam, mie bayam lebar dan yang lainnya. Daun bayam cabut berukuran lebih kecil dan ditanam untuk waktu singkat ( paling lama antara 25 - 30 hari ) 

Penanaman Bayam cabut ala  ( Klien PSLU Banyuwangi ).
Klien PSLU Memanen bayam cabut
Klien menunjkan hasil panennya
Bayam Cabut yang sudah siap di pasarkan.

Pembudidayaan Bayam cabut yang dilakukuan oleh Klien Panti Sosial Lanjut Usia banyuwangi. di tanam dengan ukuran lahan 8 x 10 M yang kemudian di bagi menjadi  1,5 x 8 M. denagan jarak antara gulutan 0,5 M. sebagai salah satu pilihan ketrampilan perkebunan.
 Bayam cabut merupakan salah satu jenis bayam yang cocok untuk dibudidayakan. salah satu pertimbangannya karena tidak banyak menuntut persyaratan tumbuh yang sulit, mudah di tanam, dan cepat tumbuh walau tanpa pemeliharaan yang serius. Selain itu , dalam waktu singkat, tanaman sudah dapat di panen (bayam cabut sudah dapat di panen sejak umur 25 - 30  hari). Bayam ini sangat di gemari oleh masyarakat sehingga tidak sulit dalam memasarkannya. Oleh karena itu, bila di usahakan secara besar- besaran akan mendatangkan ke untungan yang tidak sedikit.
         
Manfaat bayam cabut :
Bayam cabut dapat menambah darah, membuat badan sehat, dan bermanfaat bagi semua orang, terutama ibu hamil dan menyusui karena banyak mengandung vitamin A,C,Ca dan zat besi.
Share this article :

+ comments + 1 comments

Tanpa Nama
10 Februari 2013 7:53 PTG

:X

Catat Ulasan

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. lubanyuwangi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger